Wonokerto - Pencegahan penularan HIV, Sifilis, dan Hepatitis B dari ibu ke anak saat sekarang menjadi perhatian dari semua lapisan. Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2017 tentang Eliminasi Penularan Human Immunodeficiency Virus, Sifilis, dan Hepatitis B dari Ibu ke Anak, selain Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga mengeluarkan Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan Nomor 3 tahun 2018 tentang Penanggulangan Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome. Data sasaran Ibu Hamil Puskesmas Wonokerto I tahun 2020 sebanyak 656 orang, sedangkan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) HIV Puskesmas Wonokerto I tahun 2020 hanya 86,59% atau sebanyak 568 ibu hamil yang mendapat pelayanan HIV di Puskesmas Wonokerto I, sedangkan seharusnya capaian SPM adalah 100%. Dalam upaya meningkatkan capaian SPM perlu adanya inovasi kegiatan terkait program HIV, Sifilis, dan Hepatitis B.
BU HAJAH SIPA adalah inovasi dibidang kesehatan yang digagas oleh Programer HIV, yang didalamnya terdapat kegiatan m ulai dari mendata berapa ibu hamil yang sudah melakukan pemeriksaan, mengevaluasi apakah ibu hamil tahu sudah dilakukan pemeriksaan apa saja di Puskesmas, mengevaluasi pengetahuan ibu hamil tentang penyakit HIV, Sipilis dan Hepatitis B, memberikan edukasi tentang penyakit HIV, Sipilis dan Hepatitis B dan pentingnya melakukan pemeriksaan HIV, Sipilis dan Hepatitis B , dan mendorong ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan HIV, Sipilis dan Hepatitis B dengan dipantau oleh Bidan desa setempat.
Dengan program BU HAJAH SIPA diharapkan cakupan pemeriksaan HIV, Sipilis dan Hepatitis B untuk ibu hamil lebih optimal karena tumbuh dari rasa tahu dan kepedulian dari ibu hamil akan pentingnya kesehatan dirinya dan calon buah hatinya, sehingga meningkatkan juga capaian SPM untuk program HIV baik untuk Puskesmas Wonokerto I maupun Kabupaten Pekalongan.
(Wahyu).
Sabtu, 9 Juli 2022
Sabtu, 9 Juli 2022
Sabtu, 9 Juli 2022
Kamis, 7 Juli 2022
Kamis, 7 Juli 2022
Kamis, 7 Juli 2022
<p style="text-align: justify;"><strong>Wonokerto</strong> - BIAN atau singkatan dari Bulan Imunisasi Anak Nasional adalah upaya yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan tahun 2022 untuk menggenjot cakupan imunisasi rutin anak yang sempat menurun selama pandemi COVID-19. Menyikapi hal tersebut maka Puskesmas telah mempersiapkan berbagai upaya untuk mensukseskan kegiatan tersebut. Salah satu kegiatannya adalah memberikan sosialisasi Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) kepada Kader Posyandu diwilayah kerja Puskesmas Wonokerto I. Kegiatan ini dimulai dari tanggal 4 Juni 2022 dan berakhir ditanggal 2 Juli 2022 dengan total kader yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 99 perwakilan dari masing-masing 33 Posyandu dengan mengirimkan masing-masing 3 kader per posyandu.</p>
Dalam pertemuan sosialisasi ini, kader diberikan informasi tentang Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), strategi komunikasi hingga peran dan tugas kader posyandu dalam persiapan dan saat menghadapi kegiatan BIAN dibulan Agustus nanti. Pelaksana Program Imunisasi Puskesmas Wonokerto I, Isrina Yuliati S.ST memberikan materi tentang BIAN dan memberikan pelatihan kepada kader mengenai pendataan sasaran BIAN. Ini penting karena dalam pendataan nanti akan diketahui jumlah sasaran dan persiapan dalam penyediaan Vaksin. Kemudian mengenai strategi komunikasi, Ibnu Irfan, S.KM selaku Promotor Kesehatan Puskesmas Wonokerto I menyampaikan berbagai strategi komunikasi efektif kepada kader posyandu untuk bisa diterima dan dipahami masyarakat, khususnya bagi yang mempunyai anak usia 9-59 bulan untuk melengkapi imunisasi dasar sebelum nanti diberikan booster vaksin campak.
Pesan dari Kepala Puskesmas Wonokerto I dr Agustina Rusmawati kepada pada pertemuan tersebut mengharapkan kepada kader untuk memberikan informasi yang baik kepada masyarakat, terutama bagi masyarakat yang mempunyai anak usia 9-59 bulan untuk melengkapi imunisasi dasar dibulan Juli agar nanti pada saat diberikan bosster campak dibulan Agustus si anak tidak disuntik lebih dari 1 jenis vaksin dikarenakan imunisasi dasarnya belum lengkap.
|
HARI PELAYANAN SENIN - SABTU (MINGGU/HARI LIBUR NASIONAL LIBUR) | |||
|
JAM PELAYANAN SENIN - KAMIS : 08.00-14.00 WIB JUMAT : 08.00-11.00 WIB SABTU : 08.00-13.00 WIB | |||
| PETUGAS | |||
|
|
[Gambar] dr. Imelda Handajani |
| |
|
[Gambar] M. Aji Kurniawan, AMK |
[Gambar] Kurnia PS, S.Kep,NS |
[Gambar] Wahyu Chusna M, S.Kep |
[Gambar] Firdiati N, S.Kep,Ns |
|
[Gambar] Kustanti, AMK |
[Gambar] Nur Hartatik, S.Kep,Ns
|
[Gambar] Yati Maryati |
|
Rabu, 6 Juli 2022
|
HARI PELAYANAN SENIN - SABTU (HARI MINGGU/HARI LIBUR NASIONAL TUTUP) | ||
|
JAM PELAYANAN SENIN - KAMIS : 07.30-11.00 WIB JUMAT : 07.30-09.30 WIB SABTU : 07.30-10.30 WIB Jadwal Khusus Pemeriksaan Catin : Senin, Jumat, dan Sabtu Pemeriksaan USG : Rabu dan Kamis | ||
| PETUGAS | ||
|
[Gambar] Eka Tyara Putri |
[Gambar] Tatis Hertrias |
[Gambar] Harmun Kurnia Illah |
Rabu, 6 Juli 2022
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nanti kader posyandu sebagai penyambung pesan dari Puskesmas bisa menyampakan informasi tentang BIAN dengan baik pada masyarakat diwilayahnya masing-masing, sehingga nanti dibulan Agustus kegiatan bisa berjalan dengan optimal.
(Ibnu)
Senin, 4 Juli 2022